ETIKA BISNIS DENGAN BAGSA LAIN


Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis. Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.
Adanya etika bisnis yang diterapkan oleh masing-masing perusahaan ternyata membawa perbedaan yang dapat menjadikan hal tersebut sebagai ciri khas dari suatu negara. Hal ini disebabkankarena adanya perbedaan kebudayaan dan bagaimana cara dari masing-masing individu untuk beretika. Beriku ciri-ciri yang membedakan masing-masing negara :
1. INGGRIS
Orang Inggris sangat dikenal menghormati etika dan berharap orang lain melakukan hal yang sama. Oleh karena itu bila Anda ingin melakukan kerja sama bisnis dengan mereka, lakukanlah dengan penuh hati-hati dan penuh keramahtamahan yang sesuai dengan etika di negara mereka. Seperti juga Asia, masyarakat Inggris sangat menghormati orang-orang yang lebih tua dan sangat memperhatikan pakaian. Jadi gunakanlah pakaian yang agak konservatif dengan warna yang tidak terlalu terang, seperti biru tua, hitam atau abu-abu.
Mengantrelah dengan tertib :
1. Perhatikan kata-kata yang Anda gunakan. Perlu diperhatikan, begitu banyak kata-kata yang bisa digunakan dan memiliki arti sama dalam bahasa Inggris. Meski begitu bahasa Inggris yang digunakan di Inggris dan Amerika memiliki banyak perbedaan. Ada dua hal yang bisa Anda lakukan: (1) Bila di saat perbincangan Anda menemukan kata yang jarang dipakai atau pembicaraan yang tak Anda mengerti, jangan ragu untuk meminta maaf dan menanyakan maksudnya pada mereka. (2) Jangan lupa mencari kamus bahasa Inggris tentang istilah atau idiom yang umum digunakan.
2. Jangan lupa membuat janji dan kesepakatan sebelum pertemuan diadakan. Ingat orang Inggris sangat terorganisasi dan memperhatikan agenda kerja mereka.
3. Jangan bingung dengan kondisi geografi negara tersebut. Perlu Anda ketahui, Inggris, Skotlandia dan Wales adalah wilayah yang berbeda. Ketiganya hanya disatukan dengan satu pemerintahan yang disebut Great Britain. Tapi ketika berbicara tentang Irlandia Utara, maka sebutannya menjadi United Kingdom.
4. Hindari membicarakan berbagai topik yang sifatnya sensitif, seperti permasalahan yang terjadi di kerajaan, konflik di Irlandia Utara atau berbagai hal yang sifatnya pribadi.
5. Jangan lupa mengantre dengan tertib. Seperti juga Singapura, bangsa Inggris sangat patuh terhadap peraturan. Ikutilah semua peraturan yang berlaku, bila Anda ingin dihormati selama di sana.
6. Jangan bersikap terlalu berlebihan, bersuara keras, bersikap kurang sopan atau kurang pantas lainnya.

2. JERMAN
Perilaku dan etika merupakan hal paling utama bila Anda ingin melakukan bisnis dengan pebisnis Jerman. Mereka pada umumnya tidak tertarik dengan hadiah atau iming-iming keuntungan yang banyak. Yang mereka utamakan adalah bisnis yang bersih dan sesuai dengan aturan. Perusahaan-perusahaan di Jerman sangat bangga dengan efisiensi dan kemampuan mereka yang bisa dipercaya.
Jangan sepelekan disiplin
1. Bersikaplah tepat waktu. Hal ini sifatnya sangat penting dan sangat diharapkan oleh mereka.
2. Jabat tangan adalah salam resmi yang mereka lakukan, dengan genggaman yang mantap dengan satu satu dua kali ayunan. Mintalah kartu nama mereka setelah bersalaman dan perhatikan jabatannya. Bila mereka memiliki gelar seperti profesor atau doktor, sebutlah gelar itu sebelum nama mereka. Kecuali bila mereka meminta Anda mengabaikan gelar itu.
3. Berpakaianlah yang rapi, konservatif dan sesuai acara. Pakaian atau sepatu yang kurang sesuai dengan acara akan menimbulkan kesan yang salah dari tuan rumah.
4. Pertemuan bisnis disertai acara makan bukanlah hal yang biasa di Jerman. Jadi bila Anda mendapat undangan makan di rumah rekanan Anda yang biasanya jarang terjadi jangan lupa membawa bunga, wine, atau hadiah lainnya yang elegan.
5. Hindari ucapan yang berlebihan. Jangan memuji atau mengatakan sesuatu secara berlebihan. Bagi orang Jerman hidup tidak selalu “menyenangkan” dan tidak ada produk yang “terbaik” di dunia. Sehingga kata-kata hiperbola akan mereka anggap tidak bisa dipercaya.
6. Tidak perlu memberi cindera mata pada mereka, kecuali Anda mendapat undangan makan atau bertandang ke rumahnya.
7. Bahasa Jerman adalah bahasa yang termasuk banyak digunakan di Eropa. Tapi di negara itu sendiri setiap daerah punya dialek sendiri-sendiri. Hindari pernyataan yang mengatakan bahasa di daerah tertentu lebih mudah dimengerti dari yang lain, karena itu bisa menyinggung perasaan mereka.
8. Jaga percakapan Anda. Orang Jerman biasanya enggan membicarakan pekerjaan di waktu santai atau saat makan. Ini merupakan tantangan bagi Anda untuk tetap menjaga komunikasi dengan mencari topik lain selain masalah pekerjaan.
9. Pria Jerman umumnya akan mendahului masuk ke sebuah ruangan sebelum perempuan, terutama di tempat-tempat umum seperti di restoran dan lainnya. Ini adalah tradisi lama mereka, karena pria harus memastikan terlebih dahulu apakah ruangan tersebut aman atau tidak.
10. Berbisik-bisik dengan orang lain saat rapat adalah hal yang biasa di Jerman. Bisa jadi mereka berbisik-bisik karena percakapan itu sifatnya rahasia dan tidak bisa diutarakan pada semua yang hadir di rapat.
11. Mengunyah permen karet, membungkukkan badan dan menaikkan kaki ke atas meja merupakan perilaku tidak sopan bagi mereka. Hindari menyatakan “OK” dengan mengacungkan ibu jari, karena mereka menganggap hal itu tindakan yang sangat kasar.
12. Ketika menjawab telepon, selain mengucapkan “Hello”, jangan lupa menyebutkan pula nama Anda.

3. ITALIA
Negara ini adalah negara dengan tingkat perekonomian terbesar ke-12 di Eropa. Hampir keseluruhan bisnis di negara tersebut dikuasai oleh laki-laki. Jumlah perempuan yang bekerja di sektor publik bahkan tak mencapai 36%, itu pun sangat jarang yang mampu menjabat di berbagai posisi penting maupun pembuat keputusan. Sedangkan para perempuan lainnya, lebih banyak terfokus di sektor domestik sebagai ibu rumah tangga.
1. Masyarakat Italia sangat menjunjung tinggi sikap kekeluargaan dan pertemanan, sehingga berpengaruh dengan kebiasaan mereka di kantor. Mengucap salam dengan cara berpelukan, mencium pipi, memberi hadiah atau mengundang makan di rumah adalah salah satu tradisi mereka sebagai tanda penerimaan.
2. Orang-orang Italia sangat dikenal dengan sikap demonstratifnya, percakapan selalu dilakukan secara meledak-ledak dengan bahasa yang berbunga-bunga dan ungkapan yang diindah-indahkan.
3. Di dunia bisnis, orang Italia sangat tangguh, santai, berpakaian modis dan profesional di bidangnya.
4. Orang-orang Italia sudah banyak yang mahir menggunakan bahasa Inggris, terutama pada mereka yang terpelajar. Meski begitu, cobalah meminta bantuan penerjemah untuk menghindari kesalahpahaman.
5. Ulurkan tangan Anda terlebih dulu saat bertemu dengan rekanan Anda yang orang Italia. Jangan takut untuk mengayunkan dan menjabat tangan dalam waktu yang lama.
6. Jangan lupa menggunakan nama belakang sebagai nama panggilan, tapi akan lebih baik lagi bila ditambah dengan sebutan Signor (Tuan) atau Signora (Nyonya) di awalnya.

4. PERANCIS
Hampir sebagian besar perempuan Perancis bekerja di luar rumah, tapi tak banyak yang bisa mencapai posisi tinggi. Pada dasarnya pria Perancis-terutama generasi tua-mempunyai pandangan negatif mengenai perempuan yang bekerja di luar rumah. Meski begitu, bangsa Perancis tetap menerima dengan tangan terbuka para perempuan pebisnis yang mereka ajak kerja sama, terutama mereka yang berasal dari Amerika dan Eropa.
Jangan terlalu sering tersenyum
1. Hindari memanggil mereka dengan nama pertama tanpa embel-embel Monsiuer (Tuan), Madame (Nyonya) atau Mademoiselle (Nona). Jika Anda bisa berbahasa Perancis, selalu gunakan kata ganti kedua formal (Vous atau Anda) kecuali bila Anda sudah sangat akrab dengan rekan bisnis Anda tersebut.
2. Saat disuguhi minuman, tunggulah hingga gelas semua orang telah terisi sebelum meminumnya. Perhatikan apakah tuan rumah akan menawarkan para tamunya untuk bersulang, ucapkan Sante (baca: shan-tay) yang berarti sehat selalu. Setelah itu Anda boleh minum.
3. Selalu ingat urutan garpu dan sendok yang harus Anda gunakan, dari makanan pembuka hingga penutup, semua sesuai dengan table manner.
4. Pertimbangkan sebelum Anda melakukan salam dengan mencium pipi, karena salam ini hanya digunakan pada orang-orang yang sudah mengenal Anda dengan baik. Ketika Anda berjabat tangan dengan seorang pria Perancis dan ia menyondongkan badannya ke depan, bersiaplah untuk mendapatkan ciuman di pipi. Bila ia mencium ke dua pipi Anda, itu artinya Anda telah diterima baik oleh mereka.
5. Bersiaplah berjabat tangan dengan banyak orang. Para pebisnis asal Perancis akan banyak menjabat tangan Anda, karena jabat tangan adalah ungkapan salam atau selamat. Umumnya mereka akan melakukannya di setiap pertemuan.
6. Jangan terlalu banyak memuji secara berlebihan, karena orang Perancis tidak terlalu suka mendapatkan pujian. Mereka sebenarnya lebih suka mendapatkan kritik. Jadi bila Anda mendapatkannya jangan diambil hati karena begitulah kebiasaan mereka.
7. Jangan lupa untuk menyapa setiap orang yang hadir saat memasuki ruangan. Sapalah dengan bonjour (selamat pagi) sebelum menyapa mereka.
8. Jangan terlalu banyak tersenyum, karena orang Perancis sangat jarang tersenyum. Umumnya mereka tersenyum bila memang mereka punya alasan untuk itu.
9. Orang Perancis menganggap rayuan sebagai suatu hal yang biasa, sehingga bila Anda dirayu berusahalah menguatkan hati dengan tidak melayani rayuan mereka. Bila tidak, Anda akan mendapat masalah yang bisa mengakibatkan bisnis Anda mengalami kegagalan.
10. Tetaplah berpegang pada sikap sopan dan ramah. Walaupun orang Perancis umumnya kurang ramah, namun pemerintah mereka sudah berusaha mengimbau agar masyarakatnya bisa bersikap sedikit ramah kepada para pendatang.

5. AUSTRALIA, KANADA DAN AMERIKA
Pada umumnya Australia memiliki etika bisnis yang hampir sama dengan Amerika dan Kanada yang lebih terbuka di setiap negara. Namun saat Anda datang ke Australia maupun Kanada, ada baiknya mempersiapkan diri dengan bahasa yang berbeda dengan bahasa Inggris Amerika. Selain itu, orang Australia dan kanada tidak terlalu suka dengan berbagai ungkapan berlebihan, seperti “yang terbaik”, “terhebat” atau “yang besar” yang mungkin agak bermasalah bagi orang Amerika yang terbiasa dengan ungkapan-ungkapan seperti itu. (Rahmi/ Do’s and Taboo’s Around the World).

ANALISIS :
Pada era/zaman sekarang seseorang sedikit banyaknya suka meremehkan etika pada dirinya sendiri. Padahal sebuah etika adalah hal yang sangat perlu diperhatikan karna etika akan menunjukan kepribadian seseorang terhadap apa yang sedang dilakukannya. Dalam hal ini dapat dilihat apabila kita ingin menjalin bisnis terhadap bangsa lain etika pada diri kita sangatlah dibutuhkan. Karna sebagai pembisnis yang baik salah satu faktor penunjang yang harus digunakan oleh seorang pembisnis yaitu etika. Tujuannya yaitu agar supaya bisnis yang sedang dikerjakannya itu menjadi maju, berkembang dan mempunyai relasi yang banyak. Dengan begitu pasar interntional dapat ditembus dengan mudah. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa etika sangatlah penting dalam kita berbisnis atau berkihudapan sehari-hari.

Read Users' Comments (0)

Tugas Soft skill Bahasa Indonesia ke 3


1.1 Latar Belakang Masalah
                Pada perusahaan jasa, pelayanan merupakan strategi perusahaan untuk merebut pangsa pasar dalam menghadapi persaingan dengan memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas untuk memuaskan konsumen. Konsumen akan mendapat kepuasan apabila persepsi akan suatu produk atau jasa sama atau lebih dari yang diharapkan yang salah satunya adalah dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. Salah satu perusahaan jasa yang berkembang saat ini adalah bisnis restoran.
            Restoran adalah suatu tempat yang diorganisasi secara komersial, yang menyelenggarakan pelayanan dengan baik kepada semua tamunya baik berupa makanan dan minuman. Tujuan operasi restoran tidak hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga membuat puas para tamu atau konsumen yang datang.
            Dewasa ini persaingan antara bisnis restoran makanan semakin ketat yang ditandai dengan banyaknya restoran yang tumbuh dan berkembang. Persaingan ini juga disebabkan karena semakin tingginya tingkat konsumtif masyarakat terhadap makanan, yang merupakan urutanteratas dalam pemenuhan kebutuhan primer manusia. Untuk dapat unggul dan mampu mempertahankan usaha serta pelanggannya, perusahaan harus bisa memberikan nilai yang lebih dari pesaingnya melalui upaya-upaya yang kreatif dan inovatif.
            Mie ayam Haji Koko merupakan salah satu restoran makanan cepat saji yang sangat potensial karena memiliki beberapa faktor penunjang diantaranya letak yang strategis. Mie ayam Haji Koko terus berkembang karena memiliki tekat dan komitmen untuk terus memberikan yang terbaik kepada pelanggannya, salah satunya dengan memberikan pelayanan yang profesional yaitu menyajikan makanan dengan cepat dan tepat.
            Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin mencoba membahas tentang masalah ini sebagai objek dalam tugas ini, dengan judul: “ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MIE AYAM HAJI KOKO”.


1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah :
            Kepuasan konsumen sangat berpengaruh sekali bagi perkembangan Mie ayam Haji Koko dimasa mendatang. Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.      Berapa besar tingkat kepuasan konsumen pada Mie ayam Haji Koko?
2.      Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko?
Batasan masalah:
            Dalam penulisan ini penulis membatasi masalah pada analisis kepuasan konsumen terhadap pelayanan di Mie ayam Haji Koko pada bulan Mei 2012.
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah :
1.      Sebagai pendorong untuk meningkatkan pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, seperti keramahan, kesopanan,dan ketepatan.
2.      Untuk mengetahui dan menganalisis dengan menggunakan metode uji normalitas satu proporsi dan LSR.

1.4 Manfaat Penelitian
1. Manfaat Akademis : penulis mambahas masalah ini untuk dapat mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada Mie ayam Haji Koko.
2.  Manfaat Praktis : Penulis membahas masalah kepuasan konsumen ini sebagai masukan untuk Mie ayam Haji Koko dalam meningkatkan tingkat pelayanan terhadap konsumen.

1.5 Metode Penelitian
1.5.1 Objek Penelitian
            Objek penelitian dilakukan pada Mie ayam Haji Koko di jalan Kecapi raya, Jatiwarna, Bekasi.
1.5.2 Data/Variabel
            Data yang diambil penulis adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada subjek yang bersangkutan dalam penelitian, subjek penelitian tersebut adalah konsumen pada Mie ayam Haji Koko yang ditemui di lokasi penelitian.
1.5.3 Metode Pengumpulan Data
            Dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian langsung, yaitu dengan cara pengumpulan data kualitatif:
a.       Riset lapangan
Wawancara
            Yaitu pengumpulan data dengan bertanya langsung kepada responden dan pihak-pihak tertentu yang berhubungan langsung dengan pengumpulan data dalam penelitian ini, data tersebut yaitu mengenai mana responden, jenis kelamin, pekerjaan dan lain-lain.

1.5.4 Hipotesis
            Hipotesis yang akan dibuktikan oleh penulis yaitu:
a.       Ho : konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
Hi  : konsumen merasa tidak puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
b.      Po>50% = Puas
Po<50% = Tidak Puas
1.5.5 Alat Analisis yang Digunakan
            Metode yang digunakan untuk mengelolah data dalam penulisan ilmiah ini adalah Uji Normalitas Satu Proporsi dan Likert’s Summated Rating (LSR).

2.1  kerangka teori
2.1.1    Pengertian pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu komponen penting dari manajemen suatu perusahaan disamping unsur lain yang membentuknya yaitu komponen keuangan, produksi, dan sumber daya manusia.
Pengertian definisi pemasaran telah banyak dijabarkan oleh para pakar ekonomi, seperti dijelaskan oleh Philip kotler dan Amstrong didalam bukunya dasar-dasar pemasaran (1997;6), yang menyebutkan :
pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan serta inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain”.
2.1.2        Pengertian jasa
Menurut DR. Basu Swasta (2000;488) definisi jasa adalah kegiatan manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk jual beli.
Menurut Philip Kotler (2002;486) pengertian jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun.
2.2              kepuasan pelanggan
faktor penting yang sekarang harus diperhatikan saat ini adalah kepuasan pelanggan. Jika pelanggan tidak puas maka ia akan menghentikan dan berpindah ke tempat lain yang lebih baik. Semua upaya yang akan dilakukan untuk mencapai mutu dan memberikan pelayanan yang unggul tidak ada artinya sama sekali jika tidak berusaha untuk memuaskan pelanggan.
Kepuasan pelanggan adalah persepsi pelanggan bahwa harapannya telah terpenuhi atau terlampaui (Richard.F.Gerson,2004;3).
            Faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan adalah mutu dan pelayanan. Mutu dan pelayanan adalah sarana untuk mencapai kepuasan dan ikatan (Richard.F.Gerson,2004;4). Kepuasan konsumen akan terpenuhi apabila proses penyampaian jasa dari si pemberi jasa kepada konsumen sesuai dengan apa yang dipersepsikan konsumen.
2.3    Alat analisis
·         Uji Normalitas Satu Proporsi
Untuk mengetahui prilaku konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, maka dugunakan analisis uji normalitas satu proporsi. Pengabilan data dilkukan dengan wawancara pada 50 responden dimana langkah-langkah pengujian hipotesis proporsi yang digunakan adalah satu proporsi. Menurut Ronal E. Walpole (1992;317), langkah-langkah pengujian hipotesisnya adalah :
1.      Tentukan hipotesis
Ho : P = Po,P< Po, P>Po
Hi  : P = Po,P>Po, P<Po
2.      Tentukan α dan wilayah kritik (Z)
3.      Statistik uji Z = X-(n.Po)
√n. Po.Qo
4.      Dimana      P          : proporsi yang diinginkan/ diharapkan
                  Po        : proporsi keberhasilan yang diHipotesiskan
                  Qo       : Proporsi kegagalan
                               Po + Qo = 1
                  N         : Banyaknya sampel
                  X         : Banyaknya keberhasilan dari sampel
                  α          : Tingkat kesalahan
     
                  Ho       : Hipotesa awal yang diharapkan akan ditolak
                  Hi        : Hipotesa alternative

·         Metode Liker’s Summated Rating (LSR)
LSR adalah metode pengukuran sikap (Atitude) yang banyak digunakan dalam penelitian social karena kesederhanaannya. LSR sangat bermanfaat untuk membandingkan skor sikap seseorang dengan distribusi skala dari sekelompok orang lainnya, serta untuk melihat perkembangan atau perubahan sikap sebelumnya dan sesudah eksperimen atau kegiatan.

4.1              Objek penelitian
Objek penelitian dilakukan pada Mie ayam Haji Koko di jalan Kecapi raya, Jatiwarna, Bekasi.

3.2 Data/Variabel
            Data yang diambil penulis adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada subjek yang bersangkutan dalam penelitian, subjek penelitian tersebut adalah konsumen pada Mie ayam Haji Koko yang ditemui di lokasi penelitian.
3.3 Metode Pengumpulan Data
            Dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian langsung, yaitu dengan cara pengumpulan data kualitatif:
a.       Riset lapangan
Wawancara
            Yaitu pengumpulan data dengan bertanya langsung kepada responden dan pihak-pihak tertentu yang berhubungan langsung dengan pengumpulan data dalam penelitian ini, data tersebut yaitu mengenai mana responden, jenis kelamin, pekerjaan dan lain-lain.
3.4 Hipotesis
Hipotesis statistic adalah pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi. Benar atau salahnya suatu hipotesis tidak akan pernah diketahui dengan pasti, kecuali bila sudah memeriksa sampel yang dijadikan bahan pengujian.
Hipotesis yang akan dibuktikan oleh penulis yaitu:
a.       Ho : konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
Hi  : konsumen merasa tidak puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
b.      Po>50% = Puas
Po<50% = Tidak Puas
3.5 Alat Analisis yang Digunakan
·         Uji Normalitas Satu Proporsi
Untuk mengetahui prilaku konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, maka dugunakan analisis uji normalitas satu proporsi. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Statistik uji Z = X-(n.Po)
√n. Po.Qo
Dimana            P          : proporsi yang diinginkan/ diharapkan
                        Po        : proporsi keberhasilan yang diHipotesiskan
                        Qo       : Proporsi kegagalan
                                     Po + Qo = 1
                        N         : Banyaknya sampel
                        X         : Banyaknya keberhasilan dari sampel
                        α          : Tingkat kesalahan
           
                        Ho       : Hipotesa awal yang diharapkan akan ditolak
                        Hi        : Hipotesa alternatif
Peolakan Ho membawa kita pada penerimaan Hi

·         Liker’s Summated Rating (LSR)
LSR ini merupakan jenis skala yan digunakan untuk mengukur variable penelitian. Pada setiap item jawaban memiliki nilai dari yang tertinggi sampai terendah, yaitu sebagai berikut :
a.       Sangat setuju                     bernilai            5
b.      setuju                                 bernilai            4
c.       ragu-ragu                           bernilai            3
d.      Tidak setuju                      bernilai            2
e.       Sangat tidak setuju           bernilai            1

Langkah pengujuan hipotesis
·         1908 x 100% = 76,32% dibulatkan menjadi 80%
2500
Po = 0,8
·         Po > 50% puas
Po < 50% tidak Puas
Ho : diterima
Hi  : ditolak

Saran
Saran yang dapat disimpulkan kepada Mie ayam Haji Koko sebagai berikut :
1.      Mie ayam Haji Koko harus lebih meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya agar konsumen semakin puas dengan pelayanan yang diberikan.
2.      Perlu dibuat potongan harga bila ada acara khusus agar pelanggan bertambah lebih banyak.

Read Users' Comments (1)komentar

TUGAS MAKALAH PEMRODUKSIAN DAN PEMASARAN PAKAIAN ANAK BAHASA INDONESIA 2


TUGAS MAKALAH
PEMRODUKSIAN DAN PEMASARAN PAKAIAN ANAK
BAHASA INDONESIA 2





ANGGOTA KELOMPOK :
*      DANI HAMDANI/16209229
*      NASRULLAHI QARIB AZIZ/16209314
*      SATRIO WIBOWO/10209358
*      MUHAMMAD SOFYAN/14209322



FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012



PENDAHULUAN
           Dizaman sekarang ini jenis dan model pakaian anak-anak sangat beragam dan memiliki daya tarik yang kuat kepada anak-anak. Dari mulai warna, motif atau gambar yang ada di baju juga sangat menentukan produk tersebut akan laku di pasar dan tepat pada segmentasinya.
Sejak dahulu perkembangan ilmu pengetahuan manusia terus berkembang pesat mulai dari zaman manual yang tidak menggunakan mesin dalam melakukan pekerjaannya sampai dengan sekarang yang melakukan semua pekerjaanya menggunakan mesin. Begitu juga dengan pakaian atau baju yang selalu kita gunakan setiap hari selalu mengalami perubahan mode dari waktu ke waktu, mulai dari bahan yang kasar sampai bahan sehalus sutra sudah menjadi model pakaian.
Pakaian juga menjadi lahan usaha yang menjanjikan bagi yang menekuninya, kebutuhan kita akan pakaian menjadi suatu lahan usaha bagi pedagang pakaian, salah satu masalah yang sering dihadapi oleh konsumen yaitu mencari pakaian anak. Pakaian atau baju yang sering kita temui di lingkungan kita sebagian hanya menjual pakaian orang dewasa. Oleh karena itu penulis akan mencoba menjelaskan secara singkat dalam makalah ini peluang bisnis yang menjanjikan dalam usaha memroduksi dan memasarkan pakaian anak.
Pembahasan dalam makalah ini akan disajikan secara singkat yaitu hanya menerangkan tentang contoh model pakaian dan kisaran harga dipasaran sebagai perbandingan.



PEMBAHASAN
Pemroduksian dan pemasaran pakaian anak saat ini sudah berkembang di Indonesia, mulai dari home industry, pabrik, bahkan tidak sedikit pengusaha di Indonesia yang mengimport langsung pakain anak untuk mendapatkan harga yang murah.
Tidak bisa dipungkiri usaha dibidang penjualan pakaian anak sangatlah menjanjikan ditambah lagi harga pakaian yang murah dan bersaing, kebutuhan masyarakat akan pakain anak-anak juga semakin besar sehingga peluang bisnis dalam pemroduksian dan pemasaran pakaian anak ini semakin besar.
Untuk memulai bisnis sebagai penjual pakaian anak ini memerlukan modal yang lumayan mahal, yaitu dimulai dari harga Rp 35.000 dan jika ingin membuka sebuah toko atau butik pakaian bahkan memerlukan biaya hingga ratusan juta. Jika ingin memperoleh harga yang murah kebanyakan penjual langsung membeli barang dari pabriknya sehingga harga yang didapat jauh lebih murah yakni mencapai Rp 5.000 dengan kualitas yang bagus.
Segmentasi Pasar Berdasarkan Faktor Demografi
Berdasarkan umur dan jenis kelamin
1. laki-laki (2-3 thn)
            Dilihat dari model bajunya dapat dinilai bahwa anak usia 2-3 tahun itu lebih menyukai baju yang berwarna-warni dan tidak polos saja. Karena pikiran mereka belom terkontaminasi oleh dunia fation dan lain sebagainya.
http://www.usahakita.com/files/s1.jpg


2. laki-laki (4-5thn)
            Anak usia 4-5 tahun biasanya mereka sudah cukup bersosialisasi. Ditambah dengan tayangan televisi yang hampir tiap hari dilihatnya. Akhirnya mereka akan terbentuk keinginan dan mimpi, kemudian mereka ingin seperti apa yang dilihat di televisi, misalnya pemain bola dan sebagainya.


3. laki-laki (6-7thn)
            Umur yang sudah 6-7 tahun kebanyakan mereka sudah faham style atau fation, maka dalam segmentasi pasarnya diproduksi baju yang lebih memiliki model trendy dan cenderung gaul.





4. perempuan (2-3tahun)
            Anak-anak perempuan yang masih berumur 2-3 tahun, biasanya akan dibelikan baju oleh orangtua mereka dengan baju yang lucu dan kelihatan warna-warni. Karen jika anak perempuan itu akan terlihat lucu memakai baju yang cenderung warna-warni.


http://www.usahakita.com/files/s2.jpghttp://www.usahakita.com/files/s3.jpg


5. perempuan (4-5thn)
            Umur 4-5 tahun barulah orang tua mengajarkan norma-norma dan tat cara berpakaian yang sopan. Karena mendidik anak itu akan lebih mudah jika dimulai dari sedini mungkin.




6. perempuan (6-7 tahun)
            Dalam masa pertumbuhannya anak perempuan akan sangat dijaga oleh orang tuanya, dengan embelikan baju yang tertutup akan mengajarkan kepadanya bahwa menutup aurat itu sangat wajib hukumnya.
















KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa segmentasi pasar berdasarka faktor demografi juga dapat memberika sasaran yang tepat bagi para produsen untuk memasarkan produksinya. Melalui perkembangan dan kemajuan teknologi juga dapat membentuk segmentasi pasar, melalui tayangan-tayangan televisi dan media internet.
Contohnya adalah saat ditayangkannya film “Saun The Sheep” maka diproduksilah kaos anak-anak yang bergambarkan tokoh-tokoh yang ada di film tersebut. Ini menggambarkan terbentuknya segmentasi pasar berdasarkan kegemarannya saat itu.





Read Users' Comments (0)